Sarang Burung Walet Tetap Primadona

Padang – Karantina Pertanian Padang pada semester pertama tahun 2020 ini telah memberikan sertifikasi terhadap sarang burung walet sebanyak 12,7 ton atau setara dengan 165 milyar rupiah. Angka ini naik 0,5 ton atau 500 kg jika dibandingkan dengan semester pertama tahun 2019. Ini merupakan lalulintas domestik.

Meskipun sempat terkendala pandemi Covid-19, permintaan pasar tidak pernah mereda. Data menunjukkan sebanyak 211 sertifikat pengeluaran domestik sepanjang semester pertama tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa sarang burung walet Sumatera Barat masih tetap diminati.

“Setelah memasuki masa kenormalan baru, prosedur pemeriksaan mesti tetap dijalankan. Baik itu pemeriksaan fisik maupun laboratorium. Tetapi kita tetap mengutamakan protokol kesehatan”. Instruksi Agus Hasibuan selaku kepala seksi Karantina Hewan

Tujuan domestik pengiriman komoditas ini didominasi oleh Medan, Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Setelah merajai pasar domestik, Sumatera Barat mulai menilik potensi pasar internasional.

Target Ekspor

Sejalan dengan misi Kementerian Pertanian untuk mendukung akselerasi ekspor, Karantina Pertanian Padang terus mendorong pemilik rumah walet Sumatera Barat untuk meregistrasikan rumah walet yang mereka miliki.

“Target kita adalah mampu mengekspor Sarang Burung Walet ke manca negara, karena permintaan tiap tahun yang luar biasa. Kita harus siap bersaing di kancah internasional”, ujar Eka Darnida selaku Kepala Karantina Pertanian Padang.

“Terdapat 3 persyaratan ekspor sarang burung walet khususnya ke Tiongkok, yaitu ketertelusuran, kandungan nitrit <30 ppm, dan pemanasan 70 derajat celcius selama 3.5 detik”, imbuh Eka.

Kegiatan bimbingan teknis telah rutin dilakukan selama tiga tahun terakhir untuk mensosialisasikan aturan terkait persyaratan ekspor sarang burung walet bagi pemilik rumah walet di Sumatera Barat. Sarana dan prasarana pengujian laboratoriumpun terus ditingkatkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menggenjot semangat para pengusaha walet untuk menyusul pengusaha-pengusaha komoditas pertanian Sumatera Barat lainnya yang telah terlebih dahulu merambah pasar internasional.

Yuk sobatQ, bersama kita dukung kemajuan pertanian Indonesia.

LaporKarantina🐕🍎

KarantinaPertanaianPadang

Sarang Burung Walet Tetap PrimadonaPadang – Karantina Pertanian Padang pada semester pertama tahun 2020 ini telah…

Dikirim oleh Badan Karantina Pertanian pada Senin, 29 Juni 2020

https://www.instagram.com/p/CCAvB-aDxkA/?igshid=1rquhqwu9koy4

https://padang.tribunnews.com/2020/06/29/sarang-burung-walet-sumbar-masih-primadona-walau-pandemi-covid-19

https://republika.co.id/share/qcq3ry335