Jalin Koordinasi, HIPMI Datangi Karantina Pertanian Padang.

Padang– Komoditas Pertanian potensial Provinsi Sumatera Barat sepertinya mulai merambah pasar ekspor. Salah komoditas potensial tersebut adalah Jengkol. Trend positif ini yang membuat pelaku usaha agribisnis provinsi Sumbar makin bergairah.

Senin lalu, Iswan Haryanto, Kepala Karantina Pertanian Padang menerima kunjungan dari pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Padang. Iswan didampingi Komarudin, selaku Sub Koordinator Karantina Tumbuhan menyambut baik koordinasi yang dilakukan HIPMI kali ini.

Dalam kunjungan nya Saini Ismar, Pengurus HIPMI Kota Padang menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal dalam usaha meningkatkan ekspor komoditas potensial asal Sumatera Barat. Dalam rencana kerja HIPMI akan fokus dalam melakukan ekspor terhadap komoditas pertanian yang memiliki trend positif. Untuk itu perlu ada koordinasi serta konsultasi yang harus dilakukan agar informasi terkait persyaratan ekspor dapat dirangkum sehingga mendukung kelancaran ekspor nantinya.

Iswan Haryanto mendukung penuh langkah HIPMI Kota Padang dalam mendorong ekspor. “Sumbar memiliki banyak sekali komoditas potensi ekspor, jadi tidak hanya komoditas yang sedang memiliki trend positif saja, tapi perlu akan kejelian melihat komoditas baru asal Sumbar yang memang memiliki permintaan pasar ekspor. Adanya peluang komoditas baru seperti ekspor Sarang Burung Walet yang membutuhkan rumah pencucian Sarang Burung Walet dan ekspor komoditas maggot ( Belatung), ” Pungkas Iswan.

Iswan juga memenambahkan harapan kerja sama HIPMI dengan Karantina Pertanian Padang dalam menjembatani antara petani dan buyer.

Gratieks

KarantinaPertanianPadang

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1582785498720048&id=100009658392689

https://www.instagram.com/p/CTgr-lDn34F/?utm_medium=copy_link